Contoh Surat Pernyataan CPNS Kemenkumham Tahun 2018

Contoh surat pernyataan CPNS berikut ini untuk formasi CPNS Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia atau Kemenkumham Tahun Anggaran 2018.

Contoh Surat Pernyataan CPNS

Contoh surat pernyataan CPNS untuk instansi lainnya baik itu instansi pusat maupun daerah biasanya sudah tersedia di masing-masig pengumuman instansi yang dapat Anda download pada website resmi rekrutmen CPNS per instansi sesuai dengan instansi yang Anda tuju/lamar.

Kemenkumham membuka 2000 formasi yang akan ditempatkan di unit kerja pusat serta kantor wilayah dan unit pelaksana teknis seperti yang sudah diumumkan pada website resmi rekrutmen Kemenkumham pada url cpns.kemenkumham.go.id tahun 2018.

Sementara untuk tes SKD CPNS Kemenkumham dengan sistem CAT akan dilaksanakan pada tanggal 26 s.d 28 Oktober 2018 untuk seleksi CPNS bagi peserta kualifikasi Pendidikan Magister, Dokter, Sarjana/ S-1, Diploma IV/ D-IV dan Diploma III/ D III dan tanggal 30 Oktober s.d 3 November 2018 untuk peserta kualifikasi Pendidikan SLTA Sederajat.

Surat pernyataan Kemenkumham tahun 2018 terdiri dari 3 (tiga) bagian yaitu surat pernyataan selain penjaga tahanan, surat pernyataan penjaga tahanan formasi CPNS umum dan surat pernyataan tahanan formasi Papua/Papua Barat. Berikut keterangan selengkapnya;

1. Contoh Surat Pernyataan CPNS selain penjaga tahanan

Contoh surat pernyataan CPNS Kemenkumham selain penjaga tahanan seperti pada gambar dibawah ini:

Contoh Surat Pernyataan CPNS

2. Contoh Surat Pernyataan CPNS formasi umum

Bagian format surat pernyataan berikutnya adalah untuk para peserta CPNS Kemenkumham formasi umum, lihat gambar dibawah ini:

Contoh Surat Pernyataan CPNS

3. Contoh Surat Pernyataan CPNS formasi Papua/Papua Barat

Khusus untuk Papua dan Papua Barat, berikut surat pernyataan CPNS Kemenkumham pada gambar dibawah ini:

Contoh Surat Pernyataan CPNS

Format surat pernyataan CPNS Kemenkumham diatas dapat Anda download dalam format .pdf dan juga surat pernyataan CPNS format .doc (word). Silakan download pada file dibawah ini:

Surat Pernyataan CPNS selain penjaga tahanan

Surat Pernyataan CPNS formasi umum

Surat Pernyataan CPNS formasi Papua/Papua Barat

Baca: Contoh Soal CPNS Kemenkumham Tahun 2018

Ref: cpns.kemenkumham.go.id

Panselnas Siapkan 873 Lokasi Tes CPNS

Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018 menyiapkan 873 titik lokasi tes CPNS yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Selain fasilitas Computer Assissted Test (CAT) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), Panselnas juga akan menggunakan fasilitas CAT Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Lokasi Tes CPNS

Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, dari jumlah itu, 237 titik diantaranya milik atau yang diusahakan oleh BKN dan 636 titik merupakan fasilitas UNBK Kemendikbud. “Dengan jumlah itu, diharapkan pelamar semakin dekat dengan lokasi tes CPNS Tahun 2018,” ujarnya di Jakarta, Kamis (11/10).

Lokasi tes CPNS yang dikoordinir BKN antara lain Kantor BKN Pusat, sejumlah Kantor Regional BKN, UPT BKN, lokasi milik Kementerian/Lembaga yang tersebar di berbagai daerah. Seperti diketahui sebelumnya, pemerintah telah mengumumkan rekrutmen CPNS Tahun 2018 untuk 238.015 formasi, yang terdiri atas 51.271 formasi di instansi Pemerintah Pusat (76 K/L) dan 186.744 formasi untuk instansi Pemerintah Daerah (525 Pemda).

Prioritas pengadaan CPNS 2018 meliputi tenaga pendidikan, tenaga kesehatan, serta tenaga yang memiliki kualifikasi teknis di bidang infrastruktur sesuai dengan program Nawacita. Jabatan Inti yang diisi dari pelamar umum sebanyak 24.817 formasi, Guru Madrasah Kementerian Agama yang bertugas di Kabupaten/Kota sebanyak 12.000 formasi, serta dosen Kemenristekdikti dan Kementerian Agama sebanyak 14.454 formasi.

Adapun peruntukan instansi Pemerintah Daerah terdiri dari Guru Kelas dan Mata Pelajaran sebanyak 88.000 formasi, Guru Agama sebanyak 8.000 formasi, Tenaga Kesehatan sebanyak 60.315 formasi (Dokter Umum, Dokter Spesialis, Dokter Gigi, dan Tenaga Medis/Paramedis), serta Tenaga Teknis yang diisi dari pelamar umum sebanyak 30.429 formasi.

Penetapan formasi khusus pengadaan CPNS Tahun 2018 terdiri dari Putra/Putri Lulusan Terbaik (cumlaude), Penyandang Disabilitas, Putra/Putri Papua dan Papua Barat, Diaspora, Olahragawan Berprestasi Internasional, serta Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer Kategori II jabatan guru dan tenaga kesehatan yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi CPNS.

Pendaftaran CPNS sudah berlangsung sejak 26 September dan berakhir pada 15 Oktober mendatang. Pada 21 Oktober, akan diumumkan hasil seleksi administrasi. Kemudian dilanjutkan pencetakkan nomor ujian secara online pada 21-25 Oktober 2018.

Foto/info: Menpan.go.id

Lowongan Kerja Kemenristekdikti (Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi) CPNS 2018

Seleksi dan Lowongan CPNS tahun 2018 di lingkungan Kemenristekdikti masih berlangsung dengan perubahan jadwal hingga 15 Oktober 2018. Registrasi online lowongan kerja Kemenristekdikti hanya dapat dilakukan melalui situs SSCN di url sscn.bkn.go.id

Lowongan Kerja Kemenristekdikti

Sebagaimana dikeluarkannya formasi CPNS instansi pusat maupun daerah, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi juga mengumumkan formasi CPNS tahun anggaran 2018 yang dapat di download pada website resmi rekrutmen CPNS Kemenristekdikti di url cpns.ristekdikti.go.id.

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi atau disingkat dengan Kemenristekdikti merupakan salah satu kementerian dalam pemerintahan Indonesia yang mengurusi bidang riset, teknologi dan pendidikan tinggi.

Nama Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi sebelumnya adalah Kementerian Riset, dan Teknologi atau disingkat Kemenristek. Kemenristekdikti berada dan bertanggung jawab kepada Presiden. Kemenristekdikti dipimpin oleh seorang Menristekdikti.

Beberapa perubahan nama telah terjadi pada Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi yang awal berdirinya tahun 1962 dengan nama Kementerian Urusan Riset Nasional RI kemudia berubah menjadi Menteri Negara Riset pada tahun 1973.

Pada periode 1986 – 2001 berubah kembali menjadi Menteri Negara Riset dan Teknologi dan pada tahun 2002 sesuai Surat Edaran Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara perihal Penamaan Instansi Pemerintah, Kantor Menteri Negara disebut dengan Kementerian Riset dan Teknologi.

Pada tahun 2005, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2005 institusi ini disebut Kementerian Negara Riset dan Teknologi (KNRT) atau dengan sebutan Kementerian Negara Ristek sebelum kembali berganti nomenklatur sesuai Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 menjadi Kementerian Riset dan Teknologi.

Pada tahun 2014 pada masa kepemimpinan Presiden Jokowi, nomenklatur Kementerian Riset dan Teknologi kembali berubah menjadi Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Perubahan ini merupakan konsekuensi dari penggabungan urusan pendidikan tinggi ke kementerian ini yang sebelumnya berada di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. [profil via wikipedia]

Visi dan Misi Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi

Visi

“Terwujudnya pendidikan tinggi yang bermutu serta kemampuan iptek dan inovasi untuk mendukung daya saing bangsa”

Misi

Sebagai upaya untuk mewujudkan visi tersebut di atas, maka misi Kemenristekdikti adalah :

  1. Meningkatkan akses, relevansi, dan mutu pendidikan tinggi untuk menghasilkan SDM yang berkualitas;
  2. Meningkatkan kemampuan Iptek dan inovasi untuk menghasilkan nilai tambah produk inovasi; dan
  3. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dalam rangka reformasi birokrasi.
Kantor Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi

Jalan Jenderal Sudirman Pintu Satu, Senayan, Jakarta Pusat 10270
Official site: https://ristekdikti.go.id
Situs rekrutmen CPNS Kemenristekdikti: https://cpns.ristekdikti.go.id

Rekrutmen CPNS Kemenristekdikti Tahun 2018

Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 59 Tahun 2018 tanggal 29 Agustus 2018 tentang Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Tahun Anggaran 2018, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia yang berintegritas dan berdedikasi tinggi untuk diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Lingkungan Kemenristekdikti.

I. NAMA JABATAN, KUALIFIKASI PENDIDIKAN, JUMLAH FORMASI, DAN RENCANA PENEMPATAN

A. Jumlah alokasi formasi berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 59 Tahun 2018 tanggal 29 Agustus 2018 tentang Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Tahun Anggaran 2018, sebanyak 9692, yang terdiri
dari:

  1. formasi Dosen sebanyak 8772; dan
  2. formasi Tenaga Kependidikan sebanyak 920.

B. Nama jabatan, kualifikasi pendidikan, jumlah dan jenis formasi, dan rencana penempatan sebagaimana tersebut dalam daftar terlampir (Lampiran I).

Untuk melihat rincian formasi CPNS Kemenristekdikti tahun 2018 dapat Anda download file pdf pada url https://cpns.ristekdikti.go.id

II. PERSYARATAN

A. PERSYARATAN UMUM

  1. Warga Negara Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa setia dan taat kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia;
  2. Sehat Jasmani dan Rohani;
  3. Tidak memiliki ketergantungan terhadap narkotika dan obat-obatan terlarang atau sejenisnya;
  4. Berkelakuan baik dan tidak pernah dipenjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap;
  5. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS)/Anggota Polri atau TNI;
  6. Tidak berkedudukan sebagai CPNS atau PNS atau Anggota Polri atau TNI;
  7. Berusia paling rendah 18 tahun dan paling tinggi 35 tahun pada saat pelamaran;
  8. Tidak sedang menempuh pendidikan dan/atau pelatihan, dengan memperoleh beasiswa dengan perjanjian ikatan dinas/wajib kerja; dan
  9. Tidak sedang menjalani ikatan dinas/wajib kerja dengan institusi/lembaga/ perusahaan/perguruan tinggi;
  10. Tidak terafiliasi pada ideologi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila.

B. PERSYARATAN KHUSUS

  1. Formasi Umum
    a. Memiliki kualifikasi pendidikan baik jenjang pendidikan maupun program studi yang sesuai dengan persyaratan jabatan, yang dibuktikan dengan fotokopi/salinan sah ijazah, dengan ketentuan:
        1) Untuk lulusan perguruan tinggi dalam negeri, program studi telah terakreditasi oleh BAN-PT pada saat kelulusan.
        2) Untuk lulusan perguruan tinggi luar negeri, telah memperoleh penyetaraan ijazah dari pejabat yang berwenang (Eks Direktorat Jenderal DIKTI Kemdikbud atau Direktorat Pembelajaran, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti).
    b. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) ijazah:
        1) Untuk formasi jabatan Dosen, minimal 3,00 (tiga koma nol) skala 4,00 (empat koma nol) dibuktikan dengan transkrip nilai yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang (serendah-rendahnya Dekan atau yang sederajat).
        2) Untuk formasi jabatan selain Dosen, minimal 2,75 (dua koma tujuh lima) skala 4,00 (empat koma nol) dibuktikan dengan transkrip nilai yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang (serendah-rendahnya Dekan atau yang sederajat).
  2. Formasi Putra/Putri Lulusan Terbaik Berpredikat Dengan Pujian (Cumlaude)
    a. Memiliki kualifikasi pendidikan baik jenjang pendidikan maupun program studi yang sesuai dengan persyaratan jabatan, yang dibuktikan dengan fotokopi/salinan sah ijazah, dengan ketentuan:
        1) Untuk lulusan perguruan tinggi dalam negeri, berasal dari perguruan tinggi terakreditasi A/Unggul dan program studi terakreditasi A/Unggul oleh BANPT pada saat kelulusan. Putra/Putri Lulusan Terbaik Berpredikat Dengan Pujian (Cumlaude) dibuktikan dengan keterangan Dengan Pujian (Cumlaude) pada ijazah atau transkrip nilai.
        2) Untuk lulusan perguruan tinggi luar negeri, telah memperoleh penyetaraan ijazah dari pejabat yang berwenang (Eks Ditjen DIKTI Kemdikbud atau Direktorat Pembelajaran, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemenristekdikti).
    b. Khusus untuk lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri, wajib melampirkan surat keterangan yang menyatakan yang bersangkutan lulus dengan predikat lulusan terbaik berpredikat dengan pujian (cumlaude) dari Direktur Pembelajaran, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemenristekdikti.
  3. Formasi Putra/Putri Papua dan Papua Barat
    a. Memiliki kualifikasi pendidikan baik jenjang pendidikan maupun program studi yang sesuai dengan persyaratan jabatan, yang dibuktikan dengan fotokopi/salinan sah ijazah, dengan ketentuan:
        1) Untuk lulusan perguruan tinggi dalam negeri, program studi telah terakreditasi oleh BAN-PT pada saat kelulusan.
        2) Untuk lulusan perguruan tinggi luar negeri, telah memperoleh penyetaraan ijazah dari pejabat yang berwenang (Eks Ditjen DIKTI Kemdikbud atau Direktorat Pembelajaran, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemenristekdikti).
    b. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75 (dua koma tujuh puluh lima) skala 4,00 (empat koma nol) dibuktikan dengan transkrip yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang (serendah-rendahnya Dekan atau yang sederajat).
    c. Sesuai dengan Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 36 Tahun 2018, kriteria Putra/Putri Papua dan Papua Barat harus merupakan keturunan Papua/Papua Barat berdasarkan garis keturunan orang tua (bapak atau ibu) asli Papua, dibuktikan dengan akta kelahiran dan/atau surat keterangan lahir yang bersangkutan dan diperkuat dengan surat keterangan dari Kepala Desa/Kepala Suku.
  4. Formasi Disabilitas
    a. Memiliki kualifikasi pendidikan baik jenjang pendidikan maupun program studi yang sesuai dengan persyaratan jabatan, yang dibuktikan dengan fotokopi/salinan sah ijazah, dengan ketentuan:
        1) Untuk lulusan perguruan tinggi dalam negeri, program studi telah terakreditasi oleh BAN-PT pada saat kelulusan.
        2) Untuk lulusan perguruan tinggi luar negeri, telah memperoleh penyetaraan ijazah dari pejabat yang berwenang (Eks Ditjen DIKTI Kemdikbud atau Direktorat Pembelajaran, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemenristekdikti).
    b. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75 (dua koma tujuh puluh lima) skala 4,00 (empat koma nol) dibuktikan dengan transkrip yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang (serendah-rendahnya Dekan atau yang sederajat).
    c. Penyandang Disabilitas dinyatakan memenuhi persyaratan apabila memenuhi seluruh kriteria:
        1) Dapat melihat, mendengar dan berbicara dengan baik;
        2) Mampu melaksanakan tugas seperti menganalisa, mengetik, menyampaikan ide/gagasan dan diskusi;
        3) Mampu berjalan dengan atau tanpa menggunakan alat bantu
  5. Formasi Diaspora
    a. Diperuntukkan bagi Warga Negara Indonesia yang menetap di luar Indonesia dan memiliki Paspor Indonesia yang masih berlaku serta bekerja sebagai tenaga profesional di bidangnya yang dibuktikan dengan surat rekomendasi dari tempat yang bersangkutan bekerja minimal selama 2 (dua) tahun.
    b. Memiliki kualifikasi pendidikan baik jenjang pendidikan maupun program studi yang sesuai dengan persyaratan jabatan, yang dibuktikan dengan fotocopy/salinan sah ijazah, dengan ketentuan:
        1) Untuk lulusan perguruan tinggi dalam negeri, program studi telah terakreditasi oleh BAN-PT pada saat kelulusan.
        2) Untuk lulusan perguruan tinggi luar negeri, telah memperoleh penyetaraan ijazah dari pejabat yang berwenang (Eks Ditjen DIKTI Kemdikbud atau Direktorat Pembelajaran, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemenristekdikti).
    c. Bebas dari permasalahan hukum yang dinyatakan dengan surat keterangan yang diterbitkan oleh Kementerian Luar Negeri;
    d. Tidak sedang menempuh post doctoral yang dibiayai oleh Pemerintah. 
III. TATA CARA PENDAFTARAN

A. PENDAFTARAN ONLINE

  1. Pelamar melakukan pendaftaran secara online pada laman https://sscn.bkn.go.id mulai tanggal 28 September 2018 dengan mengisi data sesuai data kependudukan yang tertera pada KTP dan/atau KK. Registrasi online ditutup pada tanggal 15 Oktober 2018.
  2. Tata cara pendaftaran secara online mengikuti petunjuk sebagaimana tercantum pada laman https://sscn.bkn.go.id.

Untuk informasi tata cara pengiriman berkas lamaran, tahapan dan jadwal seleksi CPNS Kemenristekdikti tahun 2018 dapat Anda lihat pada file Pengumuman CPNS Kemenristekdikti 2018 di https://cpns.ristekdikti.go.id

Kontak Kemenristekdikti:

Lowongan Kerja Kemenristekdikti

*Pastikan selalu membaca dengan detail setiap informasi terbaru mengenai rekrutmen CPNS Kemenristekdikti 2018 pada website https://cpns.ristekdikti.go.id.

Contoh Surat Lamaran CPNS, Foto Selfie, Format Amplop Kemendikbud 2018

Contoh surat lamaran CPNS, foto selfie, format amplop pada postingan ini berdasarkan informasi pada penerimaan dan rekrutmen CPNS Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Tahun 2018.

Contoh Surat Lamaran CPNS, Foto Selfie, Format Amplop

Registrasi online pada website Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) diperpanjang hingga 15 Oktober 2018 tetapi perlu diperhatikan untuk batas pengiriman berkas setiap instansi yang dituju sebagai contoh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dimana pengambilan berkas pelamar paling lambat 13 Oktober 2018 pukul 16.00 WIB.

File contoh surat lamaran CPNS, foto selfie, format amplop dibawah ini digunakan untuk lowongan CPNS Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang ditulis dengan menggunakan tinta hitam.

Format Surat Lamaran CPNS Kemdikbud Tahun 2018

Berikut format surat lamaran CPNS Kemendikbud tahun 2018;

Contoh Surat Lamaran CPNS, Foto Selfie, Format Amplop

Foto Selfie

Salah satu persyaratan pada alur pendaftaran seleksi CPNS tahun 2018 adalah dengan meng-upload foto selfie sambil memegang KTP dan kartu Informasi akun SSCN. Dibawah ini adalah petunjuk foto selfie pada penerimaan CPNS Kemdikbud 2018;

  1. Foto selfie dengan memegang KTP dan Kartu Informasi Akun SSCN.
  2. File yang diunggah adalah file image ekstensi jpg (.jpg) dengan ukuran maksimal 200 Kb.
  3. Foto selfie harus memperlihatkan dengan jelas baik wajah maupun nama dan NIK yang terdapat pada KTP dan Kartu Informasi Akun SSCN.
  4. Foto yang diunggah dapat mengikuti Contoh 1 atau Contoh 2.

Contoh Surat Lamaran CPNS, Foto Selfie, Format Amplop

Contoh Amplop pengiriman dokumen

Contoh format penulisan pada amplop pengiriman dokumen berkas persyaratan CPNS Kemdikbud 2018;

Contoh Surat Lamaran CPNS, Foto Selfie, Format Amplop

Contoh format layout surat lamaran CPNS diatas berdasarkan layout yang digunakan pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) namun pada dasarnya tetap memiliki kesamaan layout yang dapat digunakan untuk instansi lain.

Anda dapat download format surat lamaran CPNS diatas dalam bentuk doc (word) dibawah ini:

Updated: Perubahan format pengiriman dokumen CPNS Kemdikbud 2018

Contoh Surat Lamaran CPNS, Foto Selfie, Format Amplop

Sumber: cpns.kemdikbud.go.id

Lowongan Kerja Kementerian Pertanian (Kementan) CPNS 2018

Seleksi dan penerimaan CPNS tahun 2018 untuk Kementerian Pertanian (Kementan). Jumlah formasi CPNS untuk lowongan kerja Kementerian Pertanian (Kementan) tahun anggaran 2018 sebanyak 835.

Lowongan Kerja Kementerian Pertanian

Ada sebanyak lebih dari 70 instansi yang membuka rekrutmen CPNS tahun 2018 baik itu CPNS instansi pusat maupun daerah. Jumlah formasi setiap instansi pun berbeda-beda dengan instansi lainnya sesuai kebutuhan ASN (Aparatur Sipil Negara) yang dibutuhkan pada instansi tersebut.

Registrasi online CPNS tahun 2018 yang dilakukan secara resmi lewat 1 (satu) jalur yaitu pada website Sistem Seleksi CPNS Nasional di url sscn.bkn.go.id masih dibuka hingga minggu ke-2 pada bulan Oktober 2018 tepatnya tanggal 15 Oktober 2018.

Berikut ini adalah informasi formasi CPNS pada Kementerian Pertanian (Kementan) yang juga sudah dimuat pada laman resmi rekrutmen dan lowongan CPNS Kementerian Pertanian (Kementan) pada url http://cpns.pertanian.go.id. Silakan Anda dapat menyimak lebih detail pada laman tersebut.

Kementerian Pertanian atau disingkat dengan Kementan RI merupakan salah satu kementerian di Indonesia yang awalnya adalah departemen pertanian didirikan pada tanggal 01 Jauari 1905 nerdasarkan keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda tanggal 23 September 1904 No. 20 Staatsblaad 982 yang didasarkan pada Surat Keputusan Raja Belanda No. 28 tanggal 28 Juli 1904 (Staatsblaad No. 380).

Kementerian Pertanian membidangi urusan pertanian, perkebunan dan peternakan di Indonesia. Kementan dipimpin oleh seorang Menteri yang disebut Menteri Pertanian yang saat ini dijabat oleh Amran Sulaiman.

Tugas dan Fungsi Kementerian Pertanian

Kementerian Pertanian (Kementan) memiliki tugas dan fungsi dalam menyelenggarakan urusan bidang pertaninan dalam pemerintahan untuk membantu presiden menyelenggarakan pemerintahan negara. Fungsi dari Kementan adalah;

  1. perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan di bidang pertanian
  2. pengelolaan barang milik/kekayaan negara yang menjadi tanggung jawab Kementerian Pertanian
  3. pengawasan atas pelaksanaan tugas di lingkungan Kementerian Pertanian
  4. pelaksanaan bimbingan teknis dan supervisi atas pelaksanaan urusan Kementerian Pertanian di daerah
  5. pelaksanaan kegiatan teknis yang berskala nasional
Kantor Kementerian Pertanian

Jl. Harsono RM. No. 3, Ragunan
Jakarta 12550, Indonesia
Official site: http://pertanian.go.id
Situs rekrutmen CPNS Kementan: http://cpns.pertanian.go.id

Rekrutmen CPNS Kementerian Pertanian (Kementan)

Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 44 Tahun 2018 tanggal 29 Agustus 2018 tentang Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2018, Kementerian Pertanian Republik Indonesia memberikan kesempatan kepada Warga Negara Indonesia untuk mengikuti seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang akan ditugaskan di lingkungan Kementerian Pertanian.

I. UNIT KERJA YANG MENDAPATKAN ALOKASI FORMASI

  1. Sekretariat Jenderal.
  2. Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian.
  3. Direktorat Jenderal Tanaman Pangan.
  4. Direktorat Jenderal Hortikultura.
  5. Direktorat Jenderal Perkebunan.
  6. Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.
  7. Inspektorat Jenderal.
  8. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.
  9. Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian.
  10. Badan Ketahanan Pangan.
  11. Badan Karantina Pertanian.
  12. Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pertanian.

II. JABATAN, KUALIFIKASI PENDIDIKAN, JENIS DAN JUMLAH FORMASI

Formasi CPNS Kementerian Pertanian 2018 selengkapnya dapat Anda download atau lihat pada laman http://cpns.pertanian.go.id

III. KRITERIA PELAMAR

Kebutuhan dari masing-masing jabatan diperuntukkan bagi pelamar dengan
kriteria:

a. Lulusan Terbaik (Cumlaude):
    1) Pelamar lulusan terbaik (cumlaude/dengan pujian) dari Perguruan Tinggi Dalam atau Luar Negeri.
    2) Lulusan Perguruan Tinggi Dalam Negeri berasal dari Perguruan Tinggi terakreditasi A/Unggul dan Program Studi terakreditasi A/Unggul pada saat kelulusan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dibuktikan dengan keterangan lulus cumlaude/dengan pujian pada ijazah atau transkrip nilai.
    3) Lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri dapat mendaftar setelah memperoleh penyetaraan ijazah dan surat keterangan yang menyatakan predikat kelulusannya setara dengan cumlaude dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.
b. Disabilitas adalah pelamar yang berkebutuhan khusus/memiliki keterbatasan fisik dengan kriteria:
    1) mampu melihat, mendengar dan berbicara dengan baik;
    2) mampu melakukan tugas seperti menganalisa, mengetik, menyampaikan buah pikiran dan berdiskusi;
    3) mampu bergerak dengan menggunakan alat bantu berjalan selain kursi roda
c. Putra/Putri Papua dan Papua Barat adalah pelamar dengan kriteria Keturunan Papua/Papua Barat berdasarkan garis keturunan orang tua (bapak atau ibu) asli Papua, dibuktikan dengan akta kelahiran dan/atau surat keterangan lahir yang bersangkutan dan diperkuat dengan surat keterangan dari Kepala Desa/Kepala Suku.
d. Umum adalah pelamar yang tidak termasuk kriteria sebagaimana huruf a, b dan c diatas.

IV. PENGELOMPOKKAN JABATAN

  1. Jabatan dan kualifikasi pendidikan yang sama pada unit kerja yang berbeda dikelompokkan pada 1 (satu) kelompok jabatan yang sama, berdasarkan sistem perangkingan nilai tertinggi hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

    Contoh:
    Kelompok jabatan Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan, dengan kualifikasi pendidikan yang sama (hama penyakit tumbuhan) pada unit kerja A sebanyak 2 (dua) formasi dan unit kerja B sebanyak 3 (tiga) formasi, maka peserta yang berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) adalah peserta yang Memenuhi Persyaratan (MP) rangking 1 sampai dengan rangking 15. Pengelompokan unit kerja dapat diakses di laman http://cpns.pertanian.go.id/file/FORMASI_KEMENTAN_2018.pdf

  2. Jabatan pada unit kerja tersendiri Peserta yang berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) adalah peserta yang Memenuhi Persyaratan (MP) paling banyak 3 (tiga) kali jumlah formasi berdasarkan peringkat. Jabatan pada unit kerja tersendiri bagi CPNS Kementerian Pertanian dapat diakses di laman http://cpns.pertanian.go.id/file/FORMASI_KEMENTAN_2018.pdf

V. PERSYARATAN PELAMAR

  1. Warga Negara Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia, dan taat kepada Pancasila, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Repubik Indonesia.
  2. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindakan pidana dengan pidana penjara 2 (dua) tahun atau lebih.
  3. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, prajurit TNI, anggota POLRI, pegawai BUMN/BUMD atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.
  4. Tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil atau Pegawai Negeri Sipil, prajurit TNI, anggota POLRI, dan siswa sekolah ikatan dinas Pemerintah.
  5. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis.
  6. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan.
  7. Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan jabatan yang dilamar.
  8. Tidak memiliki ketergantungan terhadap narkotika dan obat-obatan terlarang atau sejenisnya (Surat Keterangan Bebas Narkoba/NAPZA dari rumah sakit Pemerintah setempat yang masih berlaku, dan wajib dilengkapi setelah peserta dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan akhir).
  9. Bersedia ditempatkan di seluruh Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  10. Pelamar untuk jabatan dengan pengelompokan unit kerja wajib melampirkan surat pernyataan bersedia ditempatkan di seluruh unit kerja di lingkungan Kementerian Pertanian sesuai kelompok jabatannya. Formulir surat pernyataan dapat diakses di laman http://cpns.pertanian.go.id/download.html
  11. Pelamar dari penyandang disabilitas wajib melampirkan surat keterangan tim dokter rumah sakit pemerintah yang menerangkan jenis/tingkat disabilitasnya. Formulir surat pernyataan dapat diakses di laman http://cpns.pertanian.go.id/download.html
  12. Pelamar CPNS Kementerian Pertanian (Disabilitas, Putra/Putri Papua dan Papua Barat, dan Umum) merupakan lulusan:
    a. Strata-2 (S2) dari perguruan tinggi terakreditasi dan program studi terakreditasi dalam BAN-PT pada saat lulus dengan IPK 3,00 (tiga koma nol nol) dan nilai tersebut bukan hasil pembulatan dari skala 4;
    b. Sarjana (S1)/ Diploma IV dari perguruan tinggi terakreditasi dan program studi terakreditasi dalam BAN-PT dengan IPK 2,75 (dua koma tujuh lima) dan nilai tersebut bukan hasil pembulatan dari skala 4;
    c. Diploma III dari perguruan tinggi terakreditasi dalam BAN-PT dengan IPK 2,75 (dua koma tujuh lima) dan nilai tersebut bukan hasil pembulatan dari skala 4.
  13. Usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun 0 bulan 0 hari, pada tanggal 13 Oktober 2018.

Informasi selengkapnya mengenai tata cara pendaftaran dan tahapan seleksi dan sistem kelulusan dapat Anda download file pdf pada laman http://cpns.pertanian.go.id